Home » Biologi » Simbiosis Antara Jamur dengan Makhluk Lain

Simbiosis Antara Jamur dengan Makhluk Lain

Simbiosis merupakan hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang saling berdampingan dan hidup bersama. Pada artikel ini, Ipapedia khusus membahas simbiosis antara jamur dengan makhluk lain. Seperti yang diketahui jamur bukanlah makhluk yang dapat hidup sendiri, melainkan saling berhubungan dan ketergantungan dengan makhluk lain.

1. Lumut Kerak / Lichenes / Liken

Lumut kerak adalah suatu simbiosis mutualisme antara jamur dengan ganggang bersel satu. Jamur yang bersimbiosis tersebut adalah jamur golongan Ascomycota atau Basidiomycota. Sedangkan ganggang yang bersimbiosis tersebut adalah ganggang hijau (Chlorophyta) bersel satu atau ganggang hijau-biru (Cyanophyta) bersel satu.

Keuntungan jamur dan ganggang dalam simbiosis ini adalah :

  • Jamur mendapatkan makanan dari hasil fotosintesis ganggang
  • Ganggang mendapatkan air dan mineral tanah dari jamur

Lumut kerak merupakan organisme perintis karena dapat hidup di tempat dimana organisme lain tidak dapat hidup. Reproduksi secara aseksual, yaitu dengan fragmentasi dan membentuk soredia/soredium. Lumut kerak umumnya berbentuk talus kecil. Berdasarkan bentuk talusnya, lumut kerak dibedakan menjadi 3, yaitu :

a. Talus Crustose (seperti kerak), yaitu talus yang menutupi seluruh permukaan substratnya.

Contoh : Graphis , melekat pada batang pohon seperti coret-coretan

b. Talus Fructicose (seperti semak), yaitu talus yang dibentuk oleh suatu jaringan berbentuk bulatan kecil       seperti jalinan jala yang tidak rapat.

Contoh : Usnea longisima, melekat pada pucuk pohon Cladonia, hidup di kutub utara

c. Talus Foliose (seperti daun ), yaitu talus yang berbentuk seperti daun dua lapis (atas dan bawah) serta         memiliki bentuk dan warna berbeda.

Contoh : Parmelia melekat pada batu-batuan

Manfaat lumut kerak :

  • Dapat digunakan sebagai obat TBC, yaitu Usnea yang menghasilkan asam usnin
  • Dapat digunakan sebagai penambah rasa dan aroma
  • Pigmen yang dihasilkannya dapat digunakan untuk membuat kertas lakmus celup (indakator pH)
  • Dapat sebagai indikator pencemaran udara

2. Mikoriza

Mikoriza adalah simbiosis mutualisme antara jamur dengan akar tanaman. Beberapa jamur dari golongan Zygomycota, Ascomycota atau Basidiomycota bersimbiosis dengan akar tumbuh-tumbuhan misalnya akar tanaman Pinus dan tanaman Melinjo.

Keuntungan jamur dan tanaman pada simbiosis ini adalah :

  • Jamur mendapatkan makanan berupa zat organik dari hasil fotosintesis tanaman
  • Tanaman melalui akarnya mendapatkan air dan mineral dari jamur.

Mikoriza dibedakan menjadi 2, yaitu :

  • Ektomikoriza, yaitu jika hifa jamur hanya hidup di daerah permukaan akar tanaman, yakni pada jaringan epidermis.Misalnya pada akar Pinus. Dengan adanya ektomikoriza, tumbuhan Pinus tahan kekeringan dan tahan pada penyakit akar
  • Endomikoriza, yaitu jika hifa jamur menembus akar hingga masuk ke jaringan korteks.Misalnya jamur yang hidup di akar anggrek dan sayuran

Itulah pembahasan simbiosis antara jamur dengan makhluk lain yang dapat tim Ipapedia jelaskan. Semoga pembahasan ini bermanfaat untuk anda.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *